Ngepos via Hape

BA 44xx US

Suatu pagi, keberuntungan tidak lagi berpihak padaku. Tiba-tiba motor mati mendadak di jalanan. Setelah dicek, ternyata minyak bensin dalam tank motor habis sehabisnya. Biasanya kalau kehabisan bensin tempatnya gak bakal jauh dari pom bensin. Sayang, pagi itu jarak antara tempat kehabisan bensin dengan pom bensin jauh sekali.

Dengan terpaksa harus ku dorong motor malang yang ditunggangi di waktu pagi nan menudung. Ketika mendorong motor, seorang bapak separuh baya mengahampiriku sembari menawarkan bantuan untuk membelikan bensin enceran.

Pastinya bentuan itu tidak ku sia-siakan. Namun ada sedikit masalah. Di dompet tidak ada uang recehan buat beli bensin. Cuma satu lembar uang pecahan 50 ribu dan satu lembar pecahan 100 ribu. Aku agak ragu memberikan uang 5o ribu ke bapak itu baut beli satu liter bensin yang seharga 5 ribu. Takutnya uang 5o ribu itu dibawa kabur sama dia dan bensinnya tidak dibelikan. Apalagi bapak itu belum aku kenal dan baru pertama kali melihatnya.

Keraguan dan ketidakpercayaan ku terbaca olehnya, sampai-sampai dia mau meninggalkan handphonenya sebagai jaminan atas uang 50 ribu yang akan dibawa buat beli bensin. Aku pun jadi tidak enakan, masa orang yang tadinya mau membantuku harus meninggalkan jaminan hartanya.

Jadi, akhirnya aku berikan selembar uang 50 ribu tersebut buat membeli 2 liter bensin untuk motorku. Motor bapak itu meluncur kencang menuju warung penjual bensin enceran. Sementara diriku dan motorku menunggu di pinggir jalan depan kantor walikota. Saat itu, keraguanku mulai memuncak. Kira-kira bapak tersebut balik lagi gak ya atau ia tidak kembali dan membawa kabur uangku? Pertanyaan itu berkecamuk dalam pikiran ku.

Alhasil. Bapak yang tadi aku ragukan kejujurannya ternyata tidak seburuk yang ku bayangkan. Dari kejauhan tampak ia kembali dengan satu kantong plastik yang berisi 2 liter bensin. Uang 50 ribu yang aku berikan tadi dibalikin lagi, bensin yang ia beli memakai uangnya, sebab hari masih pagi, penjual bensin enceran gak punya uang kembalian. Jadi bapak itu terpaksa pakai uangnya sendiri buat beli bensin motorku.

Mau tak mau aku harus menukarkan uang 50 ribu itu untuk mengganti uang bapak yang bermurah hati membantuku. Setelah ditukar, aku berikan uang 20 ribu sebagai pengganti uangnya yang terpakai buat beli 2 liter bensin seharga 10 ribu. Tentu sang bapak beruntung sepuluh ribu, sebab ia cuma beli bensin seharga 10 ribu. Tapi saya merasa uang segitu tidak cukup bila dibandingkan dengan kejujuran dan kemurahaan hatinya untuk meluangkan waktu membantu orang yang sedang kesusahan.

Semoga kebaikan engaku dibalas oleh Tuhan yang kuasa dengan sesuatu hal yang setimpal. Demikianlah doaku pada bapak yang mengendarai motor berplat BA 44xx US itu. Tidak banyak memang orang yang jujur di zaman sekarang.

Iklan

43 thoughts on “BA 44xx US

  1. masih banyak orang baik sekarang ini… tapi sayang kita terlanjur hidup dalam prasangka yah bro… btw, gw kamis ini mau kepadang.. Lu tinggal dimana sih Jo ? mo ngajakin kopdar nih sama Rian.. hahahaha. Emailin no hp ke email arie.falcon@gmail.com yaaaah

    Suka

    1. Saya tinggal di pariaman. Dua jam perjalanan dari padang.. Boleh tu mas, bisa jadi kopdar pertama saya nih. mudah2an hari kamis saya ada waktu luang, soalnya agak susah buat izin ninggalin kantor.

      Suka

  2. beruntung sekali ajo bertemu orang jujur seperti Bapak itu, sudah jarang ada orang jujur macam beliau πŸ™‚
    andai semua orang punya kejujuran macam Bapak itu, pasti dunia akan lebih indah πŸ™‚

    Suka

  3. Alhamdulillah, masih ada satu lagi orang jujur di negeri ini. Mdh2an dikembalikan kebaikannya berkali-kali lipat ke bapak tadi ya jo.Amin…
    Syukurlah, ada yang menolong ajo di pagi yang mendung itu ^^

    Suka

  4. Asli Penasaran sama judulnya,terimakasih sudah memberi kisah yang inspiratif…kita makhluk sosial perlu bantuan dari orang lain…jadi gak ragu untuk menolong.

    Suka

  5. Subhanallah…
    Bersyukur banget bisa mendapatkan bantuan di saat sangat membutuhkannya πŸ™‚
    Semoga lain kali gak sampai kehabisan bensin lagi ya… πŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s