Gak Penting Yaa

Saya Rindu…

Saya rindu…

Melompat di sungai jernih nan membiru

Saya rindu…

Masa-masa sekolah yang selalu kena marah sama bu guru.

Saya rindu…

Berantam dengan teman sepulang mengaji di surau pada masa dahulu.

Saya rindu

Sesungging senyum ibu menyambut anaknya pulang malala dangan badan bau.

Saya rindu…

Saat otak ini selalu haus dengan ilmu.

Saya rindu…

Ingin bergulat kembali dengan buku-buku.

Saya rindu…

Dengan gelak tawa para mahasiswa abadi yang betah duduk diatas bangku.

Saya rindu…

Dengan debat kusir manusia-manusia sok tau

Saya rindu…

Membelai deretan kertas-kertas yang terpajang dalam lamari kayu

Sayang, rutinitas pekerjaan berhasil membunuh segala kerinduanku

NB: Malala = Bermain
Iklan

47 thoughts on “Saya Rindu…

  1. setiap orang pasti merindui masa lalunya…

    kenangan itu adalah sesuatu yang indah..

    terima kasih atas kunjungan kamu, pasti tulisan kamu akan kujadikan bahan rujukan untuk aku belajar menulis…hihihi..

    juga tak suka membaca tapi teringin nak jdi penulis….

    salam kenal Ajo, dari kak nita.

    Suka

  2. ada banyak kerinduan yang menghinggapi manusia, mengenang dan memutar kembali dalam bait sebelum tidur, membuat rindu itu semakin dekat dan menyiksa… sampai kapan rindu menjaddi sejarah manusia pengenang….

    salam hangat bukanperantau

    Suka

  3. saya rindu makan masakan ibu di rumah.
    saya rindu bercengrama dengan ayah.
    saya rindu memandang langit biru bersama teman-teman.
    saya rindu menonton memandangi senja di pantai.

    kalo bahas rindu…panjannnngggg…#hehehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s