Gak Penting Yaa

Sarawa Kotok

Sumber Gambar via Kaskus

Sudah lama saya tidak mendengar kata “sarawa kotok”. Baru semalam, dari tweet seseorang di twiter saya kembali mendengar kata-kata itu. Sepenggal kalimat tersebut berbunyi “Lah lambok sarawa kotok” (sudah lembab celana kolor).

Saya sendiri belum begitu paham apa terjemahan dari kata “kotok”. Kalau sarawa sudah tentu berarti celana. Bila digabungkan akan bermakna celana dalam. Bukan berarti kotok memiliki arti dalam. Melainkan lebih dekat dengan kata “ci*otok” yang berarti zakar. Jadi celana untuk melindungi zakar.

Dari pada ngelantur kamana-mana, mendingan fokus kembali ke sarawa kotok.

Sewaktu pertama kali menginjakan kaki di pasar cipulir, jakarta. Persepsi saya tentang sarawa kotok langsung berubah drastis. Bagi orang minang sarawa kotok berarti celana dalam atau celana kolor. Sementara di jakarta sana, sarawa kotok yang diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti celana kolor. Celana kolor bukan celana dalam. Tapi, celana kolor adalah sejenis celana pendek yang juga dikenal dengan sebutan celana hawai.

Ketika mau beli celana kolor, pedagangnya malah ngasih celana hawai. Saya pun bingung, pengen beli calana dalam, eh dikasih celana hawai.

Ternyata oh ternyata. Celana kolor itu memang bukan celana dalam, tapi celana pendek. Semenjak itu barulah saya sadar, jika beli celana dalam maka jangan sekali-kali sebut sarawa kotok (celana kolor)

Mungkin karena kasus tersebut saya tidak pernah lagi menyebut sarawa kotok. Baru belakangan ini saya kembali mendengarnya. Itu pun di twiter. Parah banget gak sih..

Lagian kalau beli celana dalam tidak perlu menyebut secara jelas kata sarawa kotok, sebab cukup menyebut kolor saja semua pedagang celana dalam sudah tahu. Dengan catatan hanya untuk pedagang celana dalam yang berada di wilayah sumatra barat saja ya…

Hal itu semakin menegaskan bahwa sarawa kotok adalah bahasa langka yang jarang diucapkan secara lisan oleh orang minangkabau.

Ini hanya versi saya. Terserah anda mau berkata apa.!!!

Iklan

33 thoughts on “Sarawa Kotok

  1. Hai bang ajo, kunjungan balik 🙂 salam kenal. Sarawa kotok, namanya bagus, ternyata artinya agak sensitip ya, hihihiihi.btw, blog nya bagus, aku ijin link yah…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s