Penting Gak Yaa

Jangan Lari Dari Tanggung Jawab

Berkali-kali saya meyakinkan diri sendiri untuk tidak selalu memandang dunia ini dari sudut materi saja. Apalagi mengukur segala sesuatu itu dengan uang. Jika uang sudah menjadi tujuan utama, maka saya sudah gagal menjalani hidup ini. Saya sadar bahwa uang bukanlah tujuan, ia hanya alat untuk mencapai tujuan itu. Tapi godaan datang silih berganti agar selalu berpaling pada uang dan mengerjakan sesuatu untuk uang.

Biarlah itu menjadi persoalan saya saja. Pastinya saya mencoba berangsur menanamkan dalam otak saya  sesuatu yang jauh lebih bermakna dari pada uang. Ia tidak berupa materi, namun lebih berbentuk non materi. Misalnya saja disini saya akan membahas perihal non materi yang jauh lebih berharga dari pada uang, yakni tanggung jawab.

Tanggung jawab adalah sebuah kewajiban yang selalu diemban oleh setiap orang. Kita tidak hanya bertanggung jawab kepada sesama, tapi kita bertanggung jawab kepada Tuhan atas apa yang kita lakukan. Pertanggung jawaban dengan Tuhan itu akan diperhitungkan di kehidupan kelak.

Untuk kehidupan dunia ini sesungguhnya kita dapat menjadi manusia yang bertanggung jawab. Entah beban psikologis apa yang melatarbelakangi orang-orang yang tidak mau bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Ada yang bilang lari yang paling melelahkan itu bukanlah lari tujuh keliling lapangan bola, tapi lari yang paling menguras energi adalah lari dari tanggung jawab. Untuk apa kita menghindar jika itu sudah menjadi tanggung jawab kita.

Memang mengemban tanggung jawab itu tidaklah mudah. Terutama tanggung jawab para pemimpi, mulai dari seorang pemimpin keluarga sampai kepada level pemimpin negara. Anehnya banyak orang yang malah ingin mendapatakan jabatan dan kekuasaan, tapi tidak mau bertanggung jawab. Begitu juga pada level terendah, yakni keluarga. Dimana setiap anggota keluarga mempunyai tanggung jawab masing-masing. Dari keluarga ini sebetulnya kita dapat mengajarkan anak bertanggung jawab sedini mungkin. Tentu pelajaran itu harus dimulai dari orang tua dengan memberi teladan kepada anak agar bertanggung jawab dalam setiap aspek kehidupan.

Bertanggung jawab itu tidaklah mudah, apalagi setelah mengemban amanah yang telah diberikan kepada kita. Sudah mutlak amanah tersebut dipikul dengan penuh tanggung jawab. Mungkin kita dengan mudah mendapatkan uang, tapi tidak dengan tanggung jawab.

Yang perlu saya tanamkan kepada diri sendiri adalah jangan pernah sekali-kali lari dari tanggung jawab!

 

Iklan

28 thoughts on “Jangan Lari Dari Tanggung Jawab

  1. Kalau udah disebut nama Tuhan, jadi suka waswas kalau mau mengabaikan tanggung jawab. Dulu sering dibacain cerita sama ibu bapak tentang Nabi Yunus yang dimakan ikan nun saat lari dari tanggung jawab. Wah, saya jadi takut dimakan ikan juga hahaha 😀

    Suka

  2. saya sangat setuju dengan postingan ini …
    betul kita tidak boleh lari dai tanggungjawab apalagi kalau kita sudah berjanji akan bertanggungjawab …. 😉

    Suka

  3. hidup itu butuh kesadaran… jika kita lari dari masalah, apalagi tanggung jawab.. itu artinya kita hidup tanpa membawa kesadaran dalam diri kita.. kalau kita hidup tanpa kesadaran.. lalu apa bedanya dengan zombie 😦

    Suka

  4. saya pernah lari dari tanggung jawab,,, saat itu saya meminjam motor punya bos saya tanpa memberi tahu terlebih dahulu, celakanya di jalan saya di hajar gerombolan pereman, dan motor itu di rusak, saya takut untuk pulang, saya tau klo saya hrus ganti rugi atas kerusakan motor tersebut, tpi saya biarkan, ahirnya bos menyatakan klo akan memecat saya, hanya saja pernyataan itu di sampaikan melalui teman saya,,, betapa rendahnya saya saat itu,,,, sejak saat itu, saya kapok untuk lari dri tanggung jawab. Anda benar, jangan lari dari tanggung jawab!!

    Suka

  5. aku pernah disuruh ikut lomba sama guruku,aku tidak mampu tapi guruku tetap memaksa…esok harinya aku tidak turun,dan guruku pusing mencari ku,setelah kejadian itu aku banyak dihina temanku “apaan lu lari dari tanggung jawab ,cupu lu” jadi siapa yg salah?guruku atau aku? atau dua duanya?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s