Ngepos via Hape

PNS Lokal go Global

Beberapa waktu lalu penghentian sementara penerimaan pegawai negeri sipil terjadi di berbagai daerah. Terutama di daerah yang belanja pegawainya gendut. Moratorium penerimaan CPNS tersebut membuat hiruk pikuk seleksi CPNS tidak lagi terdengar.

Kini, isu CPNS kembali menghangat setelah lontaran ide dari menteri perdagangan, Gita Wiryawan. Pak menteri memberi tambahan persyaratan bagi CPNS, yakni mempunyai nilai TOFEL 600. Nilai segitu menunjukan mereka yang benar-benar jago bahasa inggris, baik lisan maupun tulisan.

Untuk ukuran CPNS di departemen pusat sih oke-oke saja, apalagi untuk level elit atau setingkat dirjen. Kalau nilai TOFEL 600 diterapkan bagi CPNS di daerah, kayaknya bakal banyak yang tidak lulus jadi pegawai negeri sipil.

Standar TOFEL bagi calon doktor atau S3 dipaksakan sama dengan standar CPNS yang rata-rata lulusan S1.

Entah apa yang ada dalam benak pak menteri lulusan Harvad ini. Munginkah cara seperti ini dianggap dapat memperbaiki birokrasi di negeri ini. Atau, mungkin pak menteri menemui kenyataan pahit, dimana departemen yang ia pimpin masih banyak pegawai yang tidak bisa bahasa inggris. Apalagi zaman sekarang yang menuntut kemampuan bahasa asing dalam dunia perdagangan yang telah mengglobal.

Jika alasanya untuk memperbaiki birokrasi. Maka pak mentri keliru. Nilai TOFEL yang tinggi, bahkan setinggi langit sekalipun tak akan mampu memperbaiki tatanan birokrasi yang bobrok karena degredasi moral. Mental korupsi yang akut tak akan sembuh dengan nilai TOFEL 600.

Tak dapat dipungkiri saat ini bahasa inggris sebagai bahasa dunia. Berbagai macam literatur ilmu pengetahuan banyak ditulis dalam bahasa inggris. Jadi untuk menguasai pengetahuan tersebut mesti mengusai bahasa inggris. Kemajuan teknologi yang terjadi di dunia barat saat ini tidak terlepas dari penguasaan mereka atas ilmu pengetahuan.

Untuk itu, para CPNS diharapkan bisa menguasai bahasa inggris agar mampu bersaing secara global. Bagaimana komentar pak menteri bila menemukan PNS ngomong bahasa lokal, tapi memiliki pemikiran global yang mampu memberdayakan masyarakatnya yang kebanyakan lulusan sekolah dasar. Apa harus mempunyai nilai 600 juga?

Iklan

2 thoughts on “PNS Lokal go Global

  1. Hauahahahaha saya ketawa lho pas mbaca berita itu. TOEFL 600? Bukan mustahil memang, dan saya sebenarnya setuju aja. 😀
    Tapi ada sedikir rasa iba dan kasihan dalam hati saya gimana kalo itu diterapkan utk PNS di daerah-daerah. :mrgreen:

    Lha wong di ITB aja saya yakin cuma beberapa puluh persen mahasiswa yang TOEFL-nya bisa mencapai 600. 😆

    Suka

  2. Salam Kenal & Terima Kasih Banyak sudah menyempatkan mampir ke Blog Kami 🙂

    Nice Share Gusti ‘Ajo’ Ramli :
    SERU nih …. yang mengikuti berita ini memang dapat terpancing untuk berkomentar, tentunya dengan ragam yang mungkin berbeda kari muncul dari sudut pandang masing-masing he he 🙂

    TOEFL yang baik tentu saja sangat berguna dan akan banyak membantu dalam pelaksaan tugas yang bersentuhan dengan penggunaan Bahasa Inggris… kita semua ( kebanyakan dari kita ) akan setuju untuk hal itu.

    [ IMHO ] Tapi sepertinya saat ini ( dan telah berjalan cukup lama secara turun-temurun dari generasi ke generasi dalam Keluarga Besar PNS ) BAHASA yang sangat BURUK dan mendesak untuk segera dikoreksi dan ditingkatkan SCORE – nya adalah BAHASA HATI – PNS dan Calon PNS 🙂

    # Bahasa Hati = Dalam arti luas Bekerja … berbakti pada Negara dan mengabdi pada Rakyat tidak saja dengan Ilmu tapi juga dengan Iman & Moral 🙂

    Bagi yang ingin menjadi PNS, mungkin tertarik membaca Artikel dari seorang PNS : Romi Satria Wahono 😆

    Happy Blogging & Keep Sharing Sob 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s