Ngepos via Hape

Surat Pertamaku

Dear, …………

Pagi ini adalah pagi pertama di tahun baru. Pagi pertamaku ditemani dengan segelas teh telur. Minuman khas etnik minang.

Aku ingat beberapa tahun lalu aku mengajakmu makan masakan dan minuman khas minang. Padahal waktu itu kita tidak berada di ranah minang, tapi ada saja orang yang jual masakan minang. Kau memilih rumah makan padang yang berdiri dipinggir sungai.

Semenjak di rumah makan itu, aku mulai tertarik padamu. Entah magnet apa yang menarik rasa cinta dihatiku. Sayang, aku takut mengungkap rasa cintaku. Bibirku kelu mengatakan padamu, sehingga rasa itu biarku pendam di lubuk hatiku.

Aku tahu engkau sekarang sudah melahirkan bayi yang imut. Ia mirip sekali dengan ayahnya. Tapi hidungnya lebih mirip denganmu.

Ketika aku mendengar kabar pernikahanmu dengan pengusaha sawit. Aku malah tidak merasa kecewa, meski rasa cintaku padamu tak pernah ku ungkap. Aku malah tidak merasakan patah hati.

Akupun mulai bingung, apakah cinta yang kurasakan adalah cinta semu. Atau mungkin seperti cinta anak muda labil yang kadang berubah seiring waktu.

Biarlah, apa yang terjadi padaku sebagai evaluasi untuk mengenal diriku lebih mendalam.

Pastinya, aku merasa senang melihat engkau hidup bahagia dengan keluarga kecilmu. Jika engkau bahagia, aku pun merasakan bahagia pula. Mungkin fenomena ini merupakan makna cintaku padamu. Meski aku tidak dapat memilikimu, tapi aku merasakan kebahagian mu.

Surat ini aku dedikasikan kepadamu sebagai bentuk rasa bahagiaku yang sempat mengenalmu walau sesaat. Titip salam sayangku kepada bayi manismu dan sampaikan salam persahabatanku kepada suamimu.

Regards,
…………

Iklan

2 thoughts on “Surat Pertamaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s