Ngepos via Hape

Ayo Semangat, Kawan.

Masih ingatkah kau kawan sewaktu dulu kamu begitu semangat untuk menjadi penulis. Kamu bermimpi dengan menulis bisa mendapatkan apapun yang kauinginkan. Popularitas hanya persoalaan sepele yang begitu mudah didapat jika engkau mencapai mimpi mu itu. Belum lagi mesin uang yang bisa kau ciptakan hanya dengan menulis.

Ingatlah kawan, teruslah bermimpi walau engkau belum menemukan apa yang engkau harapkan. Kau harus sadar kawan, bahwa dulu kau tidak bisa satu pun. Bahkan satu buku diary kecil saja kau membutuhkan waktu satu tahun untuk menulisnya sampai penuh.

Kamu ingat tukang kayu seusia dengan kita yang tinggal dibelakang rumah pak wali? Dan kamu juga pasti ingat ketika tukang kayu itu hampir mengakhiri hidupnya dibawah pohon jambu? Untung saja waktu itu kita lewat. Kalau tidak mungkin ia tidak akan sesukses seperti sekarang ini.

Bukan kita yang membuat dia sukses kawan, tapi dirinya sendiri. Semenjak percobaan bunuh dirinya gagal, ia bangkit kembali berkat suntikan semangat dari kepala sekolah SD kita. Di mata kita, mungkin pak kepala sekolah termasuk guru sangar. Tapi tidak bagi si tukang kayu, kesangaran pak kepala sekolah tak terlihat. Padahal kenakalan si tukang kayu tak jauh berbeda dengan kenakalan kita.

Semenjak itu, tak terbesit lagi keinginan untuk bunuh diri. Malahan ia bangkit dari keterpurukan dan menggapai kesuksesan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Ingat dirimu kawan? Kesulitan yang engkau hadapi jauh lebih kecil dibandingkan dengan peliknya hidup si tukang kayu. Jangan sampai pikiranmu mati bunuh diri hanya karena kesalahan dirimu sendiri. Selamatkalah mimpi mu kawan dengan menjaga konsistensi dan selalu latihan agar terbiasa menuliskan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak.

Cobalah kau bangkitkan semangatmu layaknya semangat si tukang kayu yang bangkit dari keterpurukan. Waktumu menulis tidak akan habis sepanjang kamu masih mendapatkan kesempatan menghela nafas.

Ayo Semangat, Kawan…

 

 

 

Iklan

3 thoughts on “Ayo Semangat, Kawan.

  1. Menulis, kadang terasa mudah, mengalir begitu saja dan kadang lagi terasa susah, begitu yang saya rasakan. Semoga Semangatmu dan Semangatku terus mengalir untuk menulis.

    Salam kenal dari Ambo di Sungai-Geringging. Blog Ajo Ramli bagus dan tulisan menarik. Keep Spirit.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s