Ngepos via Hape

Menyusui Diatas Motor

Suatu ketika saya pernah berpikir bahwa etika itu tidak penting. Ternyata setelah menyaksikan kejadian hari ini, baru saya sadar betapa etika itu sangat penting.

Tidak hanya penting bagi jenis-jenis profesi saja, seperti etika dalam pekerjaan. Tapi perlu juga beretika dalam segala tindakan dan aktifitas. Kita juga perlu menjunjung etika yang sudah ditetapkan. Dan banyak lagi aktifitas yang memerlukan etika agar terlihat etis.

Kejadian yang mengungkit kembali kesadaran beretika itu adalah peristiwa menyusui. Sore tadi peristiwa tersebut terjadi, dimana seorang ibu menyusui bayinya diatas motor. Sementara si suami mengendarai motor dan istrinya bereboncengan sambil menyusui.

Tindakan demikian terlihat tidak etis dan kurang pantas. Di perkotaan, setiap fasilitas publik dituntut untuk menyediakan tempat menyusui bagi ibu-ibu. Tapi fasilitas seperti itu jarang sekali dijumpai sebab fasilitas publik masih banyak yang tidak ramah akan hak-hak perempuan.

Untung saja kejadian menyusui diatas motor ini terjadi di pedesaan. Walau dikampung tetap saja terlihat tidak etis dan tidak pantas.

Bukan merupakan hal yang aneh jika kita pernah menjumpai ibu-ibu menyusui anaknya di tempat terbuka. Sebab, bisa saja tidak tersedianya tempat khusus menyusui menjadi penyebab ibu tersebut terpaksa menyusui anaknya di tempat terbuka.

Tapi, sangat aneh bila seorang ibu menyusui anaknya diatas motor. Seharusnya ibu tersebut berhenti dulu atau setidaknya turun dari motor dan mencari tempat yang layak. Atau menunggu hingga sampai tiba di rumah. Bukankah tindakan demikan dikatakan tidak etis.

Padahal dalam islam perihal menyapih ini sudah diatur dalam al Quran. Berapa waktu ideal menyusui bagi bayi dan bagaimana tata cara menyapih dan seperti apa bermusyawarah diantara suami dan istri dalam hal menyapih ini. Petunjuk dalam alquran itulah yang kemudian menjadi pedoman dalam menyapih agar terlihat lebih etis.

Iklan

One thought on “Menyusui Diatas Motor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s