Ngepos via Hape

Pilih dan Jangan Sesali

Bukankah hidup ini penuh dengan pilihan. Sepertinya begitu, apa yang kita jalani hari ini merupakan pilihan kita di masa lalu.

Kadang, apa yang dipilih tidak sesuai dengan keinginan. Menyesal memang datang terakhir. Sayang kita kurang menyadari bahwa pilihan yang tidak kita pilih belum tentu lebih baik dari pada yang kita pilih.

Mari renungkan apa saja aktifitas sehari-hari yang membuat kita harus memilih. Misal saja dalam masalah berpakaian. Tentu secara tidak sadar kita sudah memilih, sebab setidaknya ada beberapa pakaian yang harus dipilih untuk dipakai. Jika pergi bersantai, maka memilih baju kaos. Bila pergi kekantor tentu mengenakan baju kemeja yang sedikit lebih rapi.

Contoh lain adalah dalam berbelanja. Setiap membeli sesuatu barang, tentu kita memilih barang yang lebih baik dan berkualitas. Sering kita mendengar pedagang bersorak mempromosikan dagangannya dengan mantra “silahkan dipilih”.

Itu baru memilih hal-hal yang sepele. Belum lagi memilih pilihan yang menyangkut persoalan hidup. Misalnya memilih pasangan hidup dan memilih tujuan hidup ini. Ada yang merasa salah dalam memilih dan ada pula yang telah memilih dengan tepat.

Selain itu, dalam hidup ini tak jarang kita dihadapi oleh pilihan yang dilematis. Untuk itu, diperlukan pertimbangan-pertimbangan dalam mengambil keputusan yang dilematis itu. Setiap pertimbangan itu berangkat dari tolak ukur baik menurut diri kita masing-masing.

Sehingga apa yang kita pilih, baik itu suka maupun tidak, sudah merupakan pilihan yang baik. Sebab apa yang kita pilih adalah pilihan yang terbaik.

Setelah menjalani pilihan itu, apa yang selama ini kita anggap baik tidak sesuai dengan harapan. Ujung-ujungnya timbul rasa menyesal. Kenapa saya memilih “ini” ya! Kenapa tidak memilih yang “itu”!.

Walaupun kita memilih yang “itu”, belum tentu pilihan yang “itu” lebih baik daripada pilihan yang “ini”. Jadi tak usah sesali apa yang telah dipilih walau pilihan itu terasa pahit.

Prinsipnya, ambil keputusan dan jangan menyesalinya. Hingga saat ini saya masih belajar untuk memegang teguh prinsip ini dalam mangarungi samudera kehidupan.

Selamat Memilih

Iklan

2 thoughts on “Pilih dan Jangan Sesali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s