Gak Penting Yaa

Tanpa Malam, Matahari Tidak Akan Bersinar Terang.

Malam kian larut. Ketika malam semakin kelam, maka semakin berat perjuangan untuk melawan rasa kantuk. Dalam ingatan kolektif, malam adalah ruang untuk beristirahat. Malam adalah gelanggang bagi jiwa untuk melampiaskan keterkekangan dari raga.

Tanpa malam, matahari tak akan pernah bersinar terang. Pencinta malam bukanlah pencinta hujan. Malam bak mendung yang dapat menebarkan aroma hujan.

Ketiadaan cahaya menyebabkan malam termarjinal oleh siklus waktu. Kadang malam dianggap sebagai ketidakpatutan, seperti layaknya persepsi bahwa seorang perempuan tidak pantas pulang malam.

Sering kali malam dikaitan dengan beragam misteri yang berkembang di masyarakat. Di malam hari kuburan menjadi angker, tetapi siang hari kuburan itu tidak lagi menakutkan. Pada malam hari pula makhluk yang populer disebut dengan hantu dianggap sedang melakukan aksinya. 

Perlu kita sadari, bintang tidak akan bersinar tanpa adanya malam. Malam bukanlah sesuatu yang menakutkan. Malam tidak seburuk yang dibayangkan. Dengan adanya malam, kita bisa menjadikan bintang sebagai petunjuk arah dan jalan. Begitupula dengan bulan, keindahannya tidak akan berarti tanpa adanya malam.

Malam adalah petunjuk agar kita dapat menemukan terang. Malam adalah keniscayaan yang harus kita lewati. Semestinya kita banyak belajar dari malam. Kegelapan malam menuntun siapapun untuk berusah menemukan cahaya.

Begitu pula dengan kehidupan ini yang kadang harus kita lalu dengan fase yang kelam. Tindakan buruk yang kita lakukan, baik secara sadar maupun tidak sadar adalah bagian dari sisi malam kehidupan kita.  Penjahat yang selama ini dijumpai merupakan merupakan representasi dari malam. Koruptor yang semborono mencuri uang rakyat juga sedang mengalami masa kelam, dimana hatinya ibarat malam yang tidak bercahaya.  Ia belum menemukan petunjuk dan cahaya dari Tuhan, sehingga dengan enteng melakukan tindak kejahatan.

Jika demikian, harusakah kita mencaci-maki waktu malam yang begitu kelam. Sudah sepantasnyakah kita menghujat orang-orang dengan sebutan jahat, sementara kejahatan kita sendiri tidak pernah kita sadari. 

Marilah kita jadikan malam sebagai moment yang tepat untuk mengintropeksi diri. Dengan melihat sisi buruk dalam diri kita, maka kita akan terus berupaya untuk memperbaiki hal yang buruk tersebut menjadi sesuatu yang baik.  Perhatikanlah waktu malam, sebelum melihat waktu siang.

Selamat Malam.

Iklan

2 thoughts on “Tanpa Malam, Matahari Tidak Akan Bersinar Terang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s