Ngepos via Hape

Dua Hari Berpuasa

Sudah dua hari saya berpuasa, bukannya puasa syawal tapi puasa menulis. Terakhir kali menulis tentang panti jompo di pare. Setelah itu tidak ada lagi yang terukir sampai tulisan ini di posting.

Dalam dua hari itu banyak ide yang mau ditulis. Sayang kesempatan belum berpihak dan waktu luang terbuang sia-sia karena tidak dimanfaatkan untuk menulis. Ide-ide tersebut didapat saat jalan-jalan dalam dua hari itu yang menyisakan berbagai kisah suka dan duka.

Sekarang saya akan mencoba memetakan ide yang masih menerawang tersebut.

Pertama, pengelompokan pada kisah duka dulu yaitu adanya saudara kita di pasar raya padang yang mengalami kekerasan di waktu yang seharusnya mereka bahagia merayakan lebaran bersama keluarga. Berikutnya ketekunan seorang petugas kebersihan memungut sampah di pasar padang panjang. Di saat orang lain berlibur, petugas kebersihan tanpa lelah harus tetap bekerja menjaga kebersihan demi kenyamanan pengunjung.

Kedua, kisah suka yang diperoleh saat jalan-jalan bersama teman dan keluarga. Sebetulnya banyak kisah yang dapat menjadi sumber inspirasi. Sayang tidak ada satupun yang berbuah menjadi tulisan. Seperti kisah dalam perjalanan menuju museum rumah buya hamka di maninjau.

Saya tidak berjanji menuliskan semua kisah-kisah tersebut, baik duka maupun suka. Tapi saya akan coba berusaha untuk bisa merangakai menjadi kata-kata. Sebab janji adalah hutang. Sementara saya tidak mau berhutang bila saya tidak sanggup membayarnya. Oleh karena itu, saya cuma bisa berusaha tanpa menabar janji yang mungkin tidak bisa saya tepati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s