Ngepos via Hape

Parah, Penghuni Panti Jompo di Terlantarkan Negara.

Terasa miris hati mendengar berita dari TV ONE tentang kondisi Panti Sosial Tresna Werdha di Pare-pare, sulawesi. Kabar para penghuni panti jompo yang disuguhi makanan basi oleh pengelola panti. Disamping itu tempat yang ditinggali juga tak layak huni.

Panti sosial yang berada dibawah naungan pemerintah ini hampir mirip dengan kandang kerbau. Rasanya panti jompo di kota tersebut terlihat kontras dibandingkan dengan dengan gedung DPR di senayan. Di layar televisi tampak jelas kamar yang dihuni oleh para jompo memang tidak layak huni.

Rasanya tidak cocok membandingkan antara panti jompo tersebut dengan kantor pemerintah. Walaupun sesama milik pemerintah, tetap saja perbandingannya ibarat langit dan bumi.

Oke. Saya tidak akan melanjutkan membahas kondisi fisik ini secara terus menerus. Di luar itu ada sesuatu yang lebih besar, yakni tanggung jawab pemimpin atas kejadian yang menyayat hati itu.

Meskipun mereka para penghuni tergolong lanjut usia, tidak berarti pemerintah mengabaikannya. Mereka juga manusia seperti kita, hanya usia saja yang membedakan dengan kita.

Pengelola, dalam hal ini dinas sosial setempat harus bertanggung jawab. Alasan yang dilontarkan kepala dinas sosial setempat bahwa ada kelalaian petugas di lapangan yang memberikan makanan basi tidak dapat diterima sama sekali.

Terlebih lagi respon walikota setempat yang kalah capat dengan media. Kabarnya, media memberitakan kondisi panti ini di pagi hari. Barulah di siang harinya walikota datang mengunjungi tempat itu dan menemukan nasi basi tergeletak diatas piring para jompo.

Bagaimana seorang pemimpin tidak mengetahui apa yang terjadi di daerah kekuasaannya. Kemane aje boy? Kata anak muda jaman sekarang. Respon pemimpin yang sangat lambat mengakibatkan terjadinya tragedi kemanusian seperti ini.

Jika media tidak mengangkat masalah ini, mungkin mereka penghuni panti tresna werdha tersebut akan terus larut dalam penderitaan. Akankah pemerintah harus ditunja (dipukul) dulu baru bergerak melayani masyarakat.?? Semoga tidak, kita berharap pemerintah selalu responsif dan cepat dalam menangani problem sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Salam Hangat Untuk Penghuni Panti Sosial Tresna Werdha.

Iklan

One thought on “Parah, Penghuni Panti Jompo di Terlantarkan Negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s