Ngepos via Hape

Belajar Ikhlas Itu Butuh Proses

Memang kita dapat balajar ikhlas ketika kehilangan sesuatu ataupun seseorang. Misal, keikhlasan kita bakal diuji bila sedang kehilangan sendal di mesjid. Jika kita ditinggal pergi selamanya oleh orang yang disayangi, maka disaat itulah keikhlasan akan dipertaruhkan.

Semua yang berasal dari Allah, akan kembali ke sisi-NYA. Termasuk diantarnya isi dompet saya yang hilang dua hari lalu. Rezeki yang tersimpan dalam dompet tersebut merupakan pemberian dari Allah.

Saya mencoba untuk mengikhlaskan. Ternyata untuk bisa ikhlas itu tak gampang. Butuh proses panjang yang harus dilalui. Bagaimana respon kita bila kehilangan hal-hal yang kecil akan menentukan kadar keikhlasan kita. Kemampuan untuk merelakan kehilangan yang kecil membuat kita sanggup melepas hal-hal yang besar.

Logikanya demikian, untuk mendapatkan sesuatu yang besar, maka tidak boleh mengenyampingkan hal sepele. Kalau pengen belajar ikhlas, maka harus mempu merelakan kehilangan hal-hal yang kecil.

Saya mencoba menarik logika itu kedalam kasus yang saya alami saat ini. Dalam dompet saya yang hilang tidak banyak berisi uang, namun didalam hanya kartu ATM dan berbagai surat seperti SIM, STNK dan SIM. Itu berarti secara materi tidak banyak yang hilang. Surat-surat dapat diurus kembali.

Padahal isinya cuma kertas-kertas, tapi saya belum mampu mengikhlaskan. Bagaimana saya bisa ikhlas kehilangan uang bila untuk kehilangan kertas saja saya belum mampu berbuat ikhlas.? Untuk itu, saya akan terus mencoba dan belajar merelakan apa yang telah hilang dari diri saya agar dapat mencapai ikhlas.

Seperti judul yang saya tulis, “belajar ikhlas itu butuh proses”. Apa yang saya alami saat ini merupakan sebuah proses untuk melatih keikhlasan. Bila dompet itu rezeki saya, maka saya yakin Allah akan mengembalikan kepada saya. Bila tidak, mungkin ada hikmah yang terkandung pada kejadian ini.

So.. Cari terus sampai dapat dompet tersebut, mumpung letaknya masih di dalam pagar rumah.

Salam Ikhlas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s