Ngepos via Hape

Are you driven by your head or your heart?

Awalnya gue sih mengendarai motor atau mobil pakai tangan. Seiring dengan waktu barulah mulai mencoba untuk menjiwa setiap kendaraan yang dipakai. Namun, usaha untuk bisa menyatu dengan kendaraan belum terasa sempurna.

Masih saja ada kekurangan sana sini. Misalnya saja, gue belum terlalu pas saat pergantian gigi ketika memakai kendaraan roda empat. Sedangkan takala memakai kendaraan roda dua, masalah yang muncul adalah gue gak bisa merawat kendaraan yang gue pakai. Motor yang gue gunakan sehari-hari saja jarang sekali gue steam.

Bagaimanapun, dalam berkendaraan gue selalu mementingkan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Sederhananya begini, kita boleh ngebut tapi penumpang harus merasa nyaman bila kita berkendaraan dalam kecepatan tinggi. Berikutnya, terkait dengan masalah helm. Dulu gue paling ogah makai helm, alhamdulillah sekarang gue berusaha untuk selalu memakai helm untuk keselamatan dalam berkendaraan.

Dulu gue berkendaraan memakai otot, tapi sekarang gue berkendaraan dengan memakai otak. Contohnya, dulu di trafic light gue sering kali menerobos lampu merah. Sekarang gue patuh dengan aturan lalu lintas. Toh keberadaan trafic light itu untuk kepentingan dan keselamatan kita semua. Pernah suatu kali gue kembali menerobos lampu merah, setelah itu gue sangat menyesal sekali telah menorobos.

Nah, awalnya gue berkendaraan menggunakan tangan dan kini gue berupaya untuk berkendaraan menggunakan hati dengan selalu tertib pada aturan berlalu lintas.

Iklan

2 thoughts on “Are you driven by your head or your heart?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s