Gak Penting Yaa

Selamat Tinggal Blogku

Berani hidup, harus berani mati. Semua makhluk hidup akan merasakan bagaimana rasanya mati. Sesuatu yang tadinya ada bisa menjadi binasa. Tidak ada yang abadi di dunia ini karena keabadian hanya milik Tuhan Yang Maha Kuasa. Diluar itu semuanya dapat musnah dan sirna dengan singkat.

Termasuk diantaranya umur blog saya yang di hosting disebuah tempat jasa hosting di Indonesia. Disamping itu, domainnya juga ikut-ikut luput seketika seiring habisnya masa hostingnya. Memang ngeblog juga agak mirip-mirip dengan kehidupan ini. Toh blog isinya juga berbau tentang kehidupan juga.Jadi sudah sewajarnya umur blog menjadi singkat ketika tidak lagi terurus oleh pemiliknya. Begitulah yang terjadi pada blog www.gustiramli.web.id yang setahun lalu saya daftarkan. Latar belakang uang pendaftaran blog ini ke hosting cukup beriliku. Sebab uang pendaftarannya berasal dari honor setelah mendapatkan kerja sampingan sebagai volunteer di sebuah LSM. Ternyata honor setelah bekerja empat hari cukup untuk membayar sewa hosting dan domain selama satu tahun.

Beberapa hari yang lalu sewa hosting dan domain tersebut telah habis. Saya tidak lagi memperpanjang sewa tersebut, sebab dalam satu tahun semenjak aktif, blog ini sangat jarang saya ngotak-ngatiknya. Sehingga dengan terpaksa barakhir tragis seperti ini. Alasan lainnya adalah alokasi dana untuk memperpanjangnya juga tidak tersedia, jadi dengan rendah hati saya harus mengikhlaskan kepergian blog ini.

Sebetulnya saya ingin menyewa sebuah domain yang berasal dari luar negeri. Domain tersebut berasal dari negara Liechtenstein yang berada di benua eropa. Akhir dari domain tersebut adalah “[dot] li” yang memiliki makna tersendiri bagi diri saya. Sayang harga domain dari negara Liechtenstein tidaklah murah. Bila dibandingkan dengan harga domain indonesia, mungkin ibarat langit dan bumi. Bila di indonesia harganya cuma puluhan ribu, maka harga domain di Liechtenstein  bisa mencapai jutaan (1,7 juta) bila di konversi dengan kurs rupiah saat ini.

Karena terlalu mahal, maka saya mengurungkan niat untuk beralih ke domain dari negara Liechtenstein  tersebut. Untuk bayar domain dalam negeri saja sudah ngos-ngosan, apalagi bayar domain dari luar negeri. Akan tetapi, saya terus berharap dan berupaya untuk mendapatkan domain tersebut. Dan semoga domain yang saya incar tidak didahului atau diambil oleh orang lain. Sayapun juga merasa domain yang saya inginkan juga tidak marketabel sehingga harapan untuk memilikinya akan terus ada.

Lewat tulisan ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada blogku yang malang karena ditelantarkan oleh tuannya. Disamping itu saya selalu berharap dan terus berusaha untuk mendapatkan domain yang saya inginkan untuk membalas atas kesalahanku yang telah mentelantarkan “dirimu” di dunia maya.

Salam Ngeblog.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s