Ngepos via Hape

Gak Selamnya Shalat Bikin Bahagia

Bulan suci telah menjadi magnet tersendiri bagi umat manusia. Kesucian yang melekat dalam bulan ramadhan telah membuat orang berbondong-bondong melakukan ibadah.

Tak salah memang, banyak orang-orang yang mendadak relegius. Bahkan acara televisi ikut-ikutan menjadi relegius. Mungkin karena permintaan pasar yang membuat televisi mengikuti arus yang terjadi di tengah masyarakat. Masyarakat yang mendadak relegius.

Salah satu hal dari religusitas tersebut adalah ramainya mesjid disaat bulan suci ini. Coba kita bandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, mungkin bakal kalah ramai bila dibandingkan dengan bulan ramadhan.

Tapi gak apa-apa, toh ramadhan dapat menjadi terapi kejut bagi kita untuk bertobat agar di bulan-bulan lainnya ibadah yang dilakukan tak kalah bermakna dibandingkan dengan bulan ramadhan.

Terkait dengan masalah makna ibadah, terkadang kita lupa dengan esensi ibadah yang kita lakukan. Kita boleh saja lupa dengan jumlah rakaat takkala shalat. Kita juga bisa tidak khusyuk dalam melakukan shalat. Tapi kita tidak boleh lupa dengan esensi shalat yang dilakukan.

Shalat bukan sekedar rutinitas yang mesti dilakukan secara teratur. Akan tetapi, shalat semestinya memiliki keterkaitan dengan sikap dan prilaku kita dalam hidup di dunia ini. Percuma saja shalat, kalau masih berani korupsi dan berbuat keji.

Bagaimana bisa kita menjadikan shalat sebagai pedoman dalam kehidupan ini. Tentunya dengan memahami makna shalat lebih mendalam. Bukan hanya sekedar ritual, tapi menggali esensi dari shalat itu sendiri.

Bila kita shalat hanya untuk melampiaskan kewajiban saja dan tidak membekas dalam tingkah laku kita sehari-hari. Maka shalat tidak akan memberikan kebahagian kepada kita. Untuk itu, marilah kita mulai belajar untuk menarik makna shalat dalam interaksi kita dengan sesama makhluk Allah yang ada di muka bumi ini. Dengan memahami makna shalat dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, niscaya kebahagian itu bakal datang.

Salam Ramadhan

NB: Tulisan ini hanya sekedar untuk intropeksi diri sendiri, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.. Amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s