Ngepos via Hape

Sarana Menulis

Tak terasa, sudah hampir tujuh hari saya tidak posting tulisan. Betapa banyak fenemona yang patut dirangkai dalam jangka waktu selama itu. Namun, kenyataanya tidak ada satupun yang berbuah tulisan. Hanya gambar saja yang mampu saya publish di gubuk sederhana ini.

Lagi-lagi komitmen menulis saya mendapatkan ujian. Jika sebelumnya yang menjadi tumbal dari kurang produktiftas menulis adalah ketiadaan sarana. Maka saat ini alasan tersebut tidak berlaku lagi, sebab sarana menulis sudah ada. Sayang sarana tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Setelah sarana ada, muncul pula alasan lain yang memang tak dapat diterima. Sesungguhnya tidak ada alasan untuk tidak menulis. Faktanya, alasan muncul silih berganti datang seiring malas menyusup ke dalam diri. Malas adalah musuh utama yang menyebabkan menurunnya produktifitas menulis.

Dari pengalaman pasang surut menulis ini membuktikan kebenaran Al Quran yang berulang kali menyebutkan “nikmat apalagi yang kamu dustakan. Ketika nikmat dalam bentuk sarana menulis tersedia, saya malah “mendustakannya” dengan malas-malasan menulis.

Kemalasan itu berangkat dari kebiasaan yang selalu mengundur-undur pekerjaan. Karena mengundur itulah tulisan yang seharusnya saya posting dalam tujuh hari ini tidak jadi terpublish.

Saya berharap, semoga nikmat yang telah saya peroleh selama ini dapat disyukuri dengan selalu produktif menulis. Bukankah Tuhan telah membentangkan karuniaNYA untuk dapat kita gores dengan tinta.

Salam Menulis

Iklan

5 thoughts on “Sarana Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s