Gak Penting Yaa

Gara-Gara Boker, Berat Badan Turun 1 Kilo

Setiap bertemu dengan kawan lama, saya selalu dilontarkan pernyataan “makin kurus aja lo“. Nah, saya pun tidak terima pernyataan ini yang bilang saya kurus. Karena saya merasa tidaklah kurus-kurus amat. Lain lagi dengan cerita seorang teman yang mengatakan saya semakin gemuk saja belakangan ini. Meski terkesan menyindir, tetap juga saya tidak bisa terima dikatakan gemuk. 

Karena itulah saya juga bingung, apakah saya ini kurus atau gemuk. Untuk membuktikannya segera saya naik timbangan badan yang ada. Ternyata berat dan tinggi badan tidak seirama. Artinya, berat badan saya tidaklah ideal dan tidaklah proposional. Kalau gak salah rumus berat badan ideal itu tinggi badan dikurang 100 (jika tinggi 170 cm maka berat badan mesti 70 Kg agar dapat dikatakan ideal). Sedangkan kalkulasi untuk berat badan proposional adalah tinggi badan dikurang 110 (bila tinggi 170 cm maka berat badan seharusnya 60 kg supaya dapat disebut dengan proposional).

Melalui hitung-hitungan demikian ternyata berat badan saya kurang 4 kg lagi agar dapat dikatakan proposional dimana tinggi badan sebanding dengan berat badan. Tapi nyatanya berat badan kurang 4 kg lagi. Kalo nyoba turunin tinggi badan rasanya gak mungkin, satu-satunya jalan adalah menambah berat badan untuk dapat sesuai dengan tinggi badan agar masuk kategori proposional.

Untuk mewujudkan misi menambah berat badan itu saya coba untuk makan banyak-banyak, bahkan sampai bela-belain beli susu yang katanya dapat menambah berat badan. Setelah susunya habis, berat gak jua menunjungkan peningkatan. Itu-itu saja. Kata orang triks untuk menambah berat badan adalah gak usah banyak pikirin. Di coba pulalah triks satu ini, tapi tetap aja berat badan gak nambah-nambah.

Hampir saja saya frustasi. Sapi aja begitu mudah menggemukannya seperti pada peternakan sapi simmental. Masa manusia begitu susah nambah berat badan. Mungkin ini sudah jatah dikasih tuhan berat segini. Nah, klo pikiran gitu sama aja menyerah pada nasib, padahal nasib kudu diusahin karena masih mungkin untuk berubah.

Pada suatu hari, setelah makan siang keputusasaan itu langsung sirna ketika mengetahui berat badan naik 1 kg takkala iseng-iseng nimbang badan. Langsung saja saya merasa senang mengetahui bahwa upaya untuk menambah berat badan berhasil, walaupun itu hanya 1 kg.

Tak lama berselang, perut saya terasa mules sehingga dengan segera harus ke WC untuk baung air besar (BAB). Mungkin ini disebabkan karena makan cabe tarlalu banyak saat makan siang tadi.

Setelah boker saya gak percaya dengan hasil yang telah dicapai selama misi menambah berat badan ini. Untuk itu saya kembali nimbang badan di timbangan yang sama sebelumnya. Alangkah terkejutnya saya menyaksikan jarum timbangan menunjukan bahwa berat badan saya kembali berkurang 1 kg lagi.

Saya pun merasa ada yang salah dengan timbangan ini, berkali-kali saya turun naik timbangan untuk memastikan berat badan sesungguhnya. Berkali-kali pulalah jarum timbangan menujukan angka 56 kg. Padahal tadinya berat badan saya mencapai 57 kg, tapi setelah boker berat badan berkurang lagi sebanyak 1 kg.

ohhhh tidakkk….. gara-gara boker berat badan turun 1 kilogram. Seberat itukah “dosa” yang harus saya keluarkan hari ini.

Salam Bokerrr

 

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Gara-Gara Boker, Berat Badan Turun 1 Kilo

  1. Hahahahahaha berarti berat ampas yang kita tampung dalam tubuh berat sekali ya. 😀
    Lama-lama saya pikirkan, rumus2 berbagai macam yang mengatakan bahwa berat ideal segini-segitu itu gak terlalu akurat. 😀 Tergantung aktivitas orang tersebut. Kalo hanya di rumah, tentu kalori yang dibutuhkan lebih sedikit ketimbang orang yang setiap hari bekerja ke luar rumah.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s