Penting Gak Yaa

Sakit dan Kematian

Sebuah keniscayaan yang tak dapat dipungkiri manusia adalah sakit dan kematian. Manusia adalah makhluk yang bersumber dari tanah yang begitu rentan terkena kuman yang membuat tubuh menjadi abnormal, alias kena penyakit. Terkadang penyakit yang berkepanjangan diakhiri dengan kematian yang niscaya tak dapat dielakan. Meskipun ada beberapa kasus yang mana penyakit tidak selalu berakhir dengan kematian, tapi dapat sembuh dengan sendirinya ataupun melalui perantara.

Memahami keterkaitan antara sakit dan kematian sangatlah sulit. Kadang kedua hal ini tak dapat dikaitakan, akan tetapi disisi lain ia saling berhubungan. Lebih menarik lagi bila kita memahami kedua hal diatas dengan kacamata  relegius. Mungkin kita dapat menangkap relasi antara sakit dan kematian.

Kita tahu bahwa agama manapun tidak memungkiri bahwa kematian itu adalah sesuatu hal yang mesti dilalui oleh setiap makhluk hidup. Bahkan prasyarat sebuah agama adalah adanya unsur eskatologi yakni ilmu yang mempelajari kehidupan setelah mati. Dalam Buddha dikenal dengan reinkarnasi dan dalam agama samawi disebut dengan surga dan neraka. Fase setelah kehidupan ini adalah kematian yang kemudian mengantarkan pada kehidupan yang abadi, baik itu di neraka maupun di surga.

Hidup setelah mati sering kali dipandang sebagai sesuatu yang sangat menakutkan. Akan tetapi bagi sebagai orang kematian menjadi sesuatu yang sangat dinantikan. Karya Harry Porter mewakili bahwa kematian itu tidaklah begitu menakutkan, bahkan karya fenomenal ini terinspirasi dengan kematian. Bagi mereka yang telah menonton film Harry Porter tidaklah merasa takut melihat mereka yang telah mati hidup kembali atau lebih populer disebut dengan “hantu”. Tentunya ada pula film yang menggambarkan bahwa hidup setelah kematian itu sangatlah menakutkan seperti yang terlihat pada film-film  horor yang beredar di tanah air.

Kematian memang menjadi sebuah misteri yang hingga kini tak dapat dipecahkan oleh manusia karena satu-satunya yang menentukan kapan datangnya kematian itu adalah Allah Yang Maha Esa. Sebagai manusia kita menjalini “jatah” hidup yang telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Tak sedikit yang mengharapkan agar kematian segera menghampiri mereka. Namun, ada pula yang mencoba untuk lari dari kematian kerena menganggap bahwa kematian adalah sesuatu yang sangat menakutkan.

Salah satu realitas yang dapat  dicermati adalah kematian yang diawali dengan penyakit yang mendera manusia. Berawal melalui penyakit datanglah ajal menjemput. Meskipun ada beberapa kematian yang tidak didahului dengan penyakit, seperti mati karena kecelakaan dan mati terbunuh.

Ketika dalam keadaan sakit, kita sering kali ingat dengan kematian. Mungkinkah sakit yang melanda saat ini adalah akhir dari perjalanan hidup di dunia nan fana ini. Salah satu dari manfaat sakit adalah membuat kita ingat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, perbanyaklah ingat dengan kematian agar kita dapat mengintropeksi hidup ini menjadi lebih baik lagi dan semakin dekat dengan Tuhan Pencipta Alam.

Untuk itu, sudah saatnya kita mensyukuri segala sesuatu yang telah melanda kita baik itu dalam keadaan sehat maupun dengan keadaan sakit. Tuhan memberikan kepada kita nikmat sehat dan nikmat sakit sesuai dengan kadar kesanggupan kita sebagai makhluk Allah SWT.  Takkala sehat kita lupa dengan pencipta, tapi disaat sakit kita malah ingat denganNYA. Bukankah hal demikian merupakan keuntangan dari sakit, jikalau kita tidak diberi nikmat sakit mungkin saja kita semakin terlena dan lupa kepada sang Pencipata.

Salam Sakit …

 

Iklan

4 thoughts on “Sakit dan Kematian

  1. saat sakit sih memang terasa kita tak berdaya dan ada kekuatan di luar sana yang mengontrol kita. tapi namanya juga manusia… (terusin versi masing2 deh) 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s