Gak Penting Yaa

Menikah Bisa Bikin Hemat

Menjadi lajang lebih boros 69 juta dibandingkan dengan orang yang berstatus menikah. Begitulah hasil penelitian di inggris yang menyebutkan bahwasanya orang yang menikah lebih hemat dari pada mereka yang berstatus lajang. Artinya pengeluaran mereka yang lajang labih besar dari pada mereka yang berstatus menikah.

Penelitan tersebut membuka mata para lajang yang takut menikah karna faktor finansial. Tapi itu di Inggris lho, bagaimana pula jika di konteks khan dengan kondisi di indonesia. Bisa berlakukah penelitian demikian di indonesia?

Jawabannya bisa iya, bisa pula tidak. Secara kultural inggris dan indonesia beda jauh, sehingga relevansi penelitian di inggris tersebut mungkin saja akan berbeda bila di konteks khan dengan Indonesia. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan penelitian itu berlaku di Indonesia. Hal ini saya dapat dari cerita orang-orang yang sudah pernah menikah.

Mereka yang telah menikah seringkali menyebut bahwa setelah menikah ada saja rezeki yang mereka dapatkan. Bahkan semasa lajang mereka pernah mengkhawatirkan faktor finansial bila kelak mereka menikah. Buktinya setelah melewati masa lajang ketakutan akan kekurangan finansial takkala menikah tidaklah terbukti. Terlebih lagi ketika mempunyai anak, ada saja rezeki yang diperoleh.

Dalam konteks indonesia sudah ada range pemasukan yang dibuat oleh badan statistik untuk mereka yang sudah menikah. Setidaknya satu keluarga (satu istri, satu suami dan dua orang anak) harus memperoleh penghasilan minimal 2.2 juta/bulan agar keluarga tersebut aman dari krisis finansial. *nambah istri, nambah lagi pemasukannya ya… hehehe :D*

Pengakuan mereka yang telah menikah diatas merupakan penyemangat bagi para lajang agar tidak takut menikah karena faktor finansial. Dengan adanya penelitian di inggris ini semakin membuktikan bahwa menikah dapat menghemat keuangan.

Betapa tidak, para lajang biasanya kurang terkontrol dalam mengatur keuangan karena hidup tanpa memikirkan kebutuhan orang lain. Ketika sudah menikah tentu akan memikirkan yang lain, terutama kebutuhan keluarganya. Jadi, tak haranlah kiranya menikah yang merupakan sunatullah itu mengandung hikmah berhemat bagi setiap orang.

Please visit http://www.garammanis.wordpress.com

Iklan

8 thoughts on “Menikah Bisa Bikin Hemat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s