Gak Penting Yaa

Harga Masih Menentukan Kualitas

Terasa ada yang kurang, semenjak tidak ada netbook di rumah. Biasanya sebelum tidur netbook menemani malamku. Biarlah tidak ada bantal dari pada tidak ada netbook. Kini gedget yang satu itu sudah tiada lagi menemani karena untuk sementara dipinjam sama saudari. Alasannya sih untuk membuat tugas akhir, gak tau kapan tugas akhirnya kelar. Jadi, mesti bersabar sampai tugas akhirnya selesai.

Giliran gak ada netbook, ide menulis datang berjibun. Pas ada netbook nafsu nulis kabur entah kemana. Otak mendadak impoten ngelihat netbook tergeletak tak berdaya di pinggir kasur. Ketika “barang” ini gak ada, langsung kangen menggoyangkan ujung jari ini.

Pengen beralih ke perangkat yang lebih canggih, yakni PC Tablet. Sayang ukuran kantong tidak sesuai dengan harga perangkat baru itu. Dengan terpaksa akhirnya kembali ngetik di komputer biasa. Untung saja komputer yang ada tersabung internet, jika tidak mungkin akan semakin puyeng.

Di saat-saat tertentu komputer kurang mendukung dalam menyalurkan ide yang berkecamuk. Sehingga solusi alternatif adalah memanfaatkan handphone. Meskipun handphone yang digunakan tidak termasuk dalam kategoi smartphone, tapi setidaknya sudah bisa akses ke internet walau terkadang sering lemot. Melalui handphone sederhana itu nafsu nulis disalurkan sampai  bete nunggu loadingnya.

Apalah daya, kalau pengen puas harus mengeluarkan biaya yang besar agar bisa cepat dengan menggunakan smartphone. Bila menggunakan perangkat yang biasa, maka tingkat kepuasannya pun ikut biasa. Jadi, harga masih menentukan kualitas.

Teori diatas kadang tidak selalu benar karena kualitas bersifat relatif. Meskipun ada nilai universal dalam kualitas, tatap saja cara pandang seseorang terhadap kualitas tersebut relatif. Misalnya saja dalam masalah perangkat netbook, notebook dan pc tablet. Tentu secara kualitas pc tablet lebih tinggi dan harganyapun juga ikut tinggi. Tapi kualitasnya diukur dari segala hal, ketika kualitas diukur dari sudut tertentu maka netbook dan notebook dapat dikatakan berkualitas juga. Untuk ngetik, netbook cukup berkualitas. Untuk mulitmedia, notebook cukup berkualitas juga walau pc tablet mendukung semua yang ada pada dua perangkat tersebut.

 

Iklan

6 thoughts on “Harga Masih Menentukan Kualitas

  1. Ngikutin kata2 miss universe di iklan: “Duit engga bohong…” *dengan logat bule, hehe… 😀

    Untungnya saya bukan gadget-freak, pake PC jangkrik juga okeh2 saja… ^_^

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s