Gak Penting Yaa

Hargai Orang Lain Dengan Taat Pada Aturan Lalu-Lintas

This poster is created by Ivan Akira for art c...
Image via Wikipedia

Seorang anak sekolah menengah pertama berseragam putih biru menerobos lampu merah dengan seenaknya dengan membonceng perempuan yang tampak jauh lebih tua dari dirinya di pertigaan simpang jagung, pariaman. Kendaraan lain berhenti karena lampu merah menyala, sementara anak remaja tersebut tak peduli dengan peraturan lalu lintas. Dalam berkendara si anak itu juga tidak memakai helm, begitu pula dengan penumpangnya yang juga tidak pakai helm.

Itu baru satu orang, mungkin banyak anak remaja lainnya yang tidak peduli dengan peraturan lalu lintas. Bila diteliti secara mendalam maka dapat ditemukan tingkat kepatuhan remaja terhadap peraturan sangatlah rendah. Saya sendiri ketika remaja tidak begitu patuh terhadap peraturan lalu lintas, seringkali tidak makai helm bahkan tak jarang melanggar trafic light. Namun, seiring dengan perkembangan waktu tingkat kesadaran berlalu lintas yang tadinya rendah meningkat menjadi sadar akan peraturan lalu lintas.

Sayangnya kesadaran tersebut kadang tergoyahkan dengan prilaku masyarakat yang tidak begitu peduli dengan aturan. Misalnya saja, seharusnya berhenti ketika lampu merah menyala, tapi saat kondisi tertentu seperti di malam hari aturan tersebut tidak berlaku karena biasanya masyarakat menganggap malam hari segala aturan lalu lintas tidak terpakai.Ā  Begitu gambaran berlalu lintas di daerah atau mungkin di kampung-kampung yang intensitas kendaraan yang tidak begitu padat.

Disisi lain, instansi pendidikan perlu bertanggung jawab menanam kesadaran kepada siswanya untuk taat pada aturan berlalu-lintas. Kasus yang saya sebutkan di awal paragraf membuktikan kepada kita bahwa masih banyak para siswa yang kurang taat pada aturan lalu-lintas. Kurikulum kurang mengakomodasi hal-hal seperti diatas. Sementara aparat berwenang sekali-kali melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam berlalu-lintas. Intinya, aturan lalu lintas itu untuk kepentingan kita semua dan keselamatan kita semua. Sehingga belajarlah untuk menghargai orang lain dengan taat pada aturan berlalu lintas.

Iklan

10 thoughts on “Hargai Orang Lain Dengan Taat Pada Aturan Lalu-Lintas

  1. Membaca laporan-laporan perilaku orang Indonesia di luar negeri yang begitu taat melaksanakan peraturan di negara tempat mereka berada, dapat disimpulkan bahwa ketidakdisiplinan orang Indonesia karena perilaku masyarakatnya, bukan pada individunya. Individu akan hanyut dalam kehidupan perilaku orang-orang di sekitarnya. Peribahasanya: Lain ladang lain belalang, lain ubuk lain ikannya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s