Gak Penting Yaa

Pagi Pengungkit Ingatan

Pagi tadi saya dikagetkan dengan sebuah pertanyaan yang mengungkit kembali kegalauan yang sudah terbungkus rapi dibalik ingatan. Dengan pertanyaan itu saya kembali dihadapi dengan pilihan dilematis. Hidup adalah pilihan, apa yang kita jalani saat ini adalah piliihan kita pada masa lalu. Kelak, kehidupan yang terjadi ke depan tak ubahnya pilihan yang kita lakukan dimasa sekarang.

Prinsipnya, kedua pilihan itu adalah pilihan di diridhoi oleh Allah SWT. Namun, memilih satu diantara dua pilihan terbaik itu adalah perkara yang tidak mudah. Bahkan dalam memilih itu menguras energi dan pikiran yang mungkin berujung dengan stres bila tidak disikapi dengan baik.

Disini saya tidak akan menuliskan apa yang dipertanyakan, tapi saya akan menarik subtansi dari pertanyaan itu. Pada awalnya obrolan saya dengan seorang kenalan hanya percakapan santai saja. Namun, kesantaian itu mengungkit kebingungan saya selama ini untuk terus melanjutkan studi atau tidak. Si kenalan tanpa sengaja mengingatkan saya akan kenyataan yang saya jalani selama ini. Kenyataan yang membuat saya menguras pikiran terlalu dalam.

Sebelum obralan itu, saya bersua dengan teman lama yang kini telah memomong dua orang anak. Secara umur si teman dan saya tidak jauh berbeda. Tapi ia sudah mempunyai tanggung jawab yang lebih besar daripada saya. Sementara itu, saya sendiri rasanya belum mampu bertanggung jawab kepada diri sendiri dalam menentukan dua pilihan yang menentukan masa depan. Bagaimana pula saya bisa mempertanggung jawabkan pilihan saya nantinya kepada lingkungan dan keluarga saya jika saya sendiri belum mampu bertanggung jawab kepada diri sendiri.

Semuanya saya serahkan kepada Tuhan pencipta Alam. Apapun pilihan saya, itu semua berangkat dari ridhoNYA. Saya boleh mempunyai keinginan, tapi hanya tuhan yang menentukan. Bila kata kebetulan tidak ada di muka bumi ini, maka pertemuan pagi yang mengungkit ingatan itu merupakan skenario Allah atas misteri kehidupan ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s