Ngepos via Hape

Tidak Penting 4x

Ngantuk boy… Mata sudah memasuki fase lima watt. Udah kritis deh… Tapi semangat tidak harus seperti mata yang kian memudar. Semangat harus tetap jalan.

Malam ini semangat itu adalah semangat menulis. Mengikuti keinginan sebelumnya, yaitu menulis sebelum tidur sama halnya berdoa sebelum tidur. Lalu, mau nulis apa ya?? Okelah, tulis apa adanya aja. Seperti postingan sebelumnya dimana harus melatih diri untuk jujur kepada diri sendiri. Nanti jujur pada diri sendiri akan otomatis merambah dalam bersikap jujur kepada orang lain.

Ini postingan pertama setelah menguji kejujuran kepada diri sendiri. Apakah postingan ini akan menjadi awal untuk belajar jujur dalam menulis? Jawabannya adalah iya. Ini Tulisan perdana untuk belajar jujur dangan cara  menulis secara jujur.

Nah.. Sejujurnya hari ini tidak ada hal menarik yang ditulis. Namun, setelah berkunjung ke beberapa toko buku. Barulah hal-hal menarik itu datang mengemuka. Banyak buku tersusun rapi di rak toko, kalau duit cukup, mungkin semua buku tersebut akan saya borong. Tak peduli apakah bukunya sesuai dengan kemauan, atau tak peduli apakah buku tersebut akan terbaca seluruhnya. Pokoknya harus dibeli semuanya, syaratnya uang harus cukup.

Sayang uang hanya cukup membeli sepiring sate pedas. Sikat aja deh sete pedasny. Mumpung belum makan siang. Saking pedasnya tuh sate, sampai air di mata tak terbendung mengucur deras karena menahan kepedasan. Sudah habis satu teko air mineral akibat menelan satu piring sate pedas. Lahap aja, sekalian buat makan malam. ((1103130223pku))

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s