Opini

Batas Antara Upaya dan Doa

Ada batas dimana manusia tidak bisa melakukan apa-apa, tidak bisa mengubah apapun dan tidak kuasa menentukan sesuatu. Batas itu antara upaya dan doa. Upaya adalah kemampuan setiap orang mewarnai nasib yang dimilikinya. Sementara doa merupakan bukti ketidakmampuan seorang manusia mengendalikan apa yang dimilikinya.  Tanpa doa, mungkin kami tak pernah mengenal Tuhan. Doa menggambarkan bahwa manusia… Continue reading Batas Antara Upaya dan Doa

Ngepos via Hape

Menempatkan Waktu Sesuai Haknya

Oleh : Wesya Wimala Setiap orang memiliki waktu yang sama, yakni 24 jam dalam sehari. Namun yang membedakan hanya cara menggunakan dan menyikapinya. Ada orang yang memanfaatkan waktu luang dengan hal berguna. Tetapi ada juga membuang-buang waktu yang dimilikinya.  Menggunakan waktu sesuai dengan haknya adalah sebuah prinsip dalam kedisiplinan. Ketika berjanji untuk datang pukul 7… Continue reading Menempatkan Waktu Sesuai Haknya

Ngepos via Hape

Wesya Wimala

Wesya Wimala adalah sosok yang lahir karena ketakutannya pada dunia hampir melampaui rasa takutnya pada Tuhan.Tapi ia sadar, dunia bersifat sementara, sedangkan Tuhan bersifat abadi. Dalam kesementaraan itu ia merefleksikan sifat Tuhan dalam bentuk tulisan.  Ia menulis apa adanya, tanpa ada tekanan dari dirinya sendiri. Segala apa yang terlintas dalam benaknya dan semua isi hatinya… Continue reading Wesya Wimala

Ngepos via Hape

Jangan Hujat Presidenmu, Jika Kamu Tidak Bisa Menjaga Hatimu

Jika  tubuh manusia itu ibarat negara. Tahukah kamu siapa yang jadi presiden?. Yang jadi presiden adalah kalbu (hati). Yang bertindak sebagai tentara adalah nafsu, syahwat dan amarah. Mata, hidung, telinga, tangan dan anggota tubuh lainnya berperan sebagai rakyat. Lantas yang menjadi menteri adalah pikiran.  Adakah seorang presiden dikuasai oleh tentaranya sendiri. Ada, lihat saja negara-negara… Continue reading Jangan Hujat Presidenmu, Jika Kamu Tidak Bisa Menjaga Hatimu