Bukannya Ngeluh

Aku tidak ingin mengeluh, karena hal itu menunjukan bahwa aku tidak bersyukur. Tapi apalah daya dimana bumi ini penuh dengan orang yang amat sedikit rasa syukurnya. Betapa rugi diri ku ini yang terjebak diantara orang-orang itu.

Kemana semangat yang dulu selalu mendorong diriku. Dimana tekad yang menjadi fondasi dalam diriku. Apakah ini pertanda aku telah kehilangan tujuan. Terbawa arus kehidupan yang kian deras. Apa salahku sehingga kebahagian manjauh dari hati ku.

Haruskah aku berhijrah dari tempatku berdiri menuju suatu tempat yang tak pernah ku ketahui. Bumi yang luas terhampar untuk disinggahi, walau sekedar memetik harapan kosong. Bagaimanapun aku harus memilih, sebab apa yang terjadi pada masa depan ku adalah pilihan yang telah aku ambil hari ini.

Terkadang dalam jiwa ini muncul kegundahan yang tak dapat dilukiskan. Seketika berubah menjadi ketakutan yang menghalangi ku untuk melangkah. Membuatku ragu untuk mengambil keputusan.

Sampai kapan semua ini akan berakhir. Sepertinya tidak akan pernah berakhir, tersebab hati ini begitu mudah terbolak balik. Aku mesti sadar bahwa semua lika liku kehidupan itu harus aku lewati, tak dapat aku elakan.

Salah Naik Motor

Sangat memalukan sekali jika di parkiran kita salah naik motor. Apalagi kalau ada orang yang melihat, makin malu lagi tuh.

Hal itulah semalam yang saya jumpai. Ada orang yang salah naik motor, kebetulan saya melihatnya. Orang itu pun tampak malu dengan kesalahannya.

Kejadian serupa pernah saya alami. Ketika mau jalan, langsung sadar bahwa motor yang di naik ternyata motor orang lain. Motor milik saya terletak disebelah. Untung waktu itu tidak ada yang lihat.

Ada lagi yang paling parah, kala itu kami tengah singgah di Pom bensin. Disana berjejer beberapa mobil. Nah, setelah dari toilet ternyata teman saya salah naik mobil. Tahunya pas naik mobil tidak ada penumpang yang dikenal. Orang yang dalam mobil pun heran. Teman saya itu tersipu malu.

Suatu hari saya pernah baca berita dari negeri sana. Seseorang ditangkap polisi karena salah naik mobil. Ia tidak sadar mobil yang di bawa adalah mobil orang lain. Sementara mobil miliknya masih berada di parkiran.

Salah naik motor/mobil bisa dialami oleh siapapun, terutama bagi orang yang pelupa. Pernahkah sahabat blogger mengalami hal serupa?

Bikin email domain sendiri via wordpress.com

Wow. Hidup ini sungguh menakjubkan, apalagi dibalut dengan aneka masalah. Percayalah, apabila mampu mengatasi masalah itu akan hadir kebahagiaan luar biasa. Layaknya seperti hukum pelangi.

Hal itu saya rasakan setalah dihinggapi masalah saat belajar membuat email dengan domain sendiri di wordpress.com, masalahnya adalah email yang sudah dibuat tidak bisa menerima pesan tapi bisa mengirim pesan saja.

Rencananya sih mau bikin tutorial, tapi berhubung gak bisa bikin screenshot makanya saya cuma kasih informasi aja kalau domain yang berbasis wordpress.com itu bisa bikin email dengan domain sendiri. Kalau yang pakai platform wordpress.org mungkin udah pada banyak yang tahu cara bikin email dengan domain sendiri.

Soalnya dari dulu saya gak tahu kalau di wordpress.com ini bisa bikin email sendiri. Maklum sih, asal mula ngeblog di wordpress karena faktor gratisan. Kalau gratis khan kita gak bisa minta macam-macam, apalagi minta email dengan domain sendiri. Toh, alamat blog aja masih ada embel-embel wordpress nya.

Untuk itu wordpress nya di upgrade dulu ke fasilitas berbayar. Gak mahal kok, cuma puluhan dolar per tahun. Anggap aja sebagai jajanan tahunan. Untungnya kita udah bisa punya domain sendiri sesuai dengan selera. Kalau selera saya sih tetap di garammanis.com

Gak lengkap donk udah punya domain sendiri tapi domainnya gak dijadikan alamat email. Ada dua cara supaya bisa bikin email dengan domain sendiri, yaitu gratisan dan berbayar. Tentu donk saya pilih cara gratisan dulu.

Kendalanya setting default di dns wordpress.com adalah dengan cara bayar melalui fasilitas email bisnis (berbayar) dari yahoo dan Google mail.

Tenang masih ada cara gratisan kok, yaitu melalui zohomail. Sepertinya masih ada tempat lain yang menyediakan gratisan, namun baru di zohomail aja yang saya coba.

Pertama kamu harus bikin akun dulu di Zoho.com lalu kamu pilih produk yang lite (gratis), kalau gak salah produk itu bisa bikin 5 alamat email. Saya cukup bikin satu email aja dulu, walau yang punya rumah menyediakan lima alamat email.

Setelah bikin akun zoho, kamu bisa masukan alamat domain disana. Saya masukan domain garammanis.com, kemudian muncul layar verifikasi. Hal ini untuk memastikan domain yang di masukan bukan domain blog orang lain tapi adalah blog milik sendiri.

Untuk nentuin domain milik sendiri, tentu kamu punya akses masuk ke dalam. Nah, setelah itu masuk ke blog wordpress.com yang kamu miliki. Di sana klik pengaturan domain, lalu edit DNS. Di edit DNS ini pertama kali lakukan adalah buat CNAME baru  dengan kode zb******* dan zmverify.zoho.com, untuk kodenya bisa lihat di layar verifikasi zoho yang udah kamu buat tadi.

Setelah itu kembali lagi ke layar zoho tadi, dan klik tombol verify. Jika berhasil itu berarti akun zoho udah terkoneksi dengan blog. Tinggal bikin alamat email aja lagi.

Nanti bakal muncul wizard untuk bikin alamat email. Pilih deh mau bikin alamat email apa. Kalau saya pilih alamat email blog@garammanis.com

Jika berhasil akan muncul layar kotak email, layaknya seperti kotak email kebanyakan. Jangan senang dulu ya, soalnya alamat email baru itu belum bisa digunakan. Mesti koneksikan lagi dengan blog kamu. Ada kode MX yang harus dimasukan ke domain blog milik mu. Kode tersebut adalah mx.zohomail.com port 10 dan mx2.zohomail.com port 20.

Nah kode itu masukan di edit DNS yang terdapat dalam pengaturan domain blog. Kamu cuma nambah MX yang baru di edit DNS. Kalo udah masukan kode MX dari zoho tersebut maka udah bisa mengirim email dari alamat email dengan domain blog kamu.

Tapi kamu belum bisa menerima email karena harus hapus dulu semua list kode MX default yang ada di domain blog. Sepertinya sih kode tersebut buat email yahoo dan google email yang berbayar. Jika udah menghapus semua list MX nya, maka kamu udah bisa ngirim email dari alamat email dengan domain blog sendiri.

Selamat mencoba.

Tersakiti Kata-Kata

Pernahkah kamu merasakan dahsyatnya kekuatan kata-kata. Kata disini bukan lisan tapi tulisan. Siapapun sudah tahu lidah itu lebih tajam dari pedang. Tapi tidak banyak yang tahu tulisan itu lebih tajam dari pisau silet.

Mungkin kamu pernah merasa sakit hati dengan ucapan seseorang. Namun, pernahkah kamu tersakiti dengan tulisan seseorang. Misalnya dari SMS atau dari komentar yang ditulis lewat sosial media.

Sebagai manusia, saya juga bisa merasakan yang namanya sakit hati. Walau bukan lewat lidah, tapi melalui kata yang tersurat. Tetap saja rasa sakit itu tidak dapat dimusnahkan.

Cara terbaik menghadapi hal itu adalah dengan sabar dan tetap tenang. Tak perlu marah atau mencaci maki. Responslah malalui tulisan tapi dengan kata-kata yang sopan.

Menulis itu memang dahsyat. Dapat meredam amarah, melegakan hati, mendamaikan jiwa. Jangan lupa tetap tulis dengan santun dan sopan meskipun diri mu dalam keadaan penuh kemarahan.