Kekuatan Pikiran

Memang ndak salah senang dan susah sebuah kehidupan itu terletak pada pikiran. Ketika kita berpikir hidup itu susah, ya susahlah. Ketika kita berpikir hidup itu menyenangkan, ya berbahagialah.

Meskipun terkadang ada faktor diluar pikiran yang menstimulus otak untuk berpikir senang atau susah. Misalnya faktor materi ataupun faktor kondisi. Ada yang merasa bahagia ketika ada materi, namun ada juga yang tidak menemukan kebahagian dalam materi yang begitu banyak.

Disamping itu ada lagi peranan kondisi. Padahal kita berada pada kondisi yang sama, cuma waktunya saja yang berbeda. Dengan kondisi yang sama tersebut kita mendapatkan perasaan yang berbeda. Lagi-lagi ini soal pikiran yang membuat sebuah kondisi yang sama berasa berbeda.

Memang pikiran yang kita punya sebagai manusia merupakan sebuah anugrah yang berharga. Sayang anugrah ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Karena pikiran itu yang membuat kita berbeda dari makhluk lainnya.

Saya kemudian teringat dengan kekuatan kebiasaan. Sederhananya hidup ini merupakan akumulasi dari berbagai kebiasaan. Bagaimana kebiasaan kita bekerja, ketika kebiasaan bekerja saat itulah peranan otak menurun. Jadi kebiasaan membuat pikiran kita tidak terlalu banyak terkuras. Nah, lagi-lagi disini pikiran tetap memiliki peranan penting.

Setiap persoalan yang kita hadapi memerlukan peranan pikiran. Celakanya sering kali kita berpikir negatif dalam menghadapi semua persoalan itu. Makanya mereka yang bisa berpikir positif dalam setiap permasalahan akan mendapatkan ganjaran kesuksesan.

Begitu fantastis kekuatan pikiran ini. Masihkah kita mengabaikan?

@garammanis

Syukur Tanpa Akhir

Sudahkah kita bersyukur hari ini?

Sebuah pertanyaan sederhana yang sering kita lupakan. Bahkan tak pernah kita sadari.

Mungkin sebagian besar memandang rasa syukur itu menggelontor takkala mendapat sesuatu saja. Ada pula yang memandang syukur hanya serangkaian kata yang hanya terucap.

Padahal makna syukur tidaklah sedangkal itu. Syukur bermakna dalam dan aplikatif. Syukur bukan hanya sekedar ucap, tapi harus dalam bentuk tindakan.

Ketika mendapatkan rezeki harta, kita bisa bersyukur untuk mendermakannya. Setidaknya membelanjakan harta tersebut kepada hal-hal yang baik.

Bagi yang sudah punya anak akan bersyukur dengan mendidik anaknya sebaik mungkin. Bagi yang sudah mempunyai pekerjaan akan bersyukur dengan bekerja semaksimal mungkin.

Syukur bukan hanya saat-saat senang saja. Ketika dalam keadaan susah kita harus tetap bersyukur. Sebab masih ada yang lebih susah dari pada kita.

Bersyukur disaat susah tidak semudah bersyukur dalam keadaan senang. Untuk bisa bersyukur dalam setiap kondisi perlu dilatih dengan serius.

Cara sederhana melatihnya adalah dengan membiasakan diri untuk selalu bersyukur dalam keadaan apapun. Syukur harus menjadi sebuah kebiasaan. Sehingga tanpa kita sadari kita akan tetap bersyukur setiap waktu. @garammanis

Mantan Napi Cari Kerja

Sering kali saya berpikir hidup ini sangat berat untuk dilalui. Hidup ini terlalu susah untuk dijalani. Begitu cobaan dan rintangan menghadang, disitulah disadari bahwasanya hidup ini memang tak mudah.

Seiring beranjaknya usia, cara pandang tentang kehidupan mulai bergeser. Semasa kecil saya tak pernah menyadari bahwa kehidupan di masa dewasa itu tak semudah bayangan sewaktu masih anak-anak dulu. Di masa kecil kita tak pernah dihantui rasa takut. Ketika dewasa ketakutan itu merajalela merasuki jiwa.

Ketika dihadapi dengan sedikit masalah, langit rasanya mau runtuh saja. Padahal orang bijak selalu menasehati bahwa jika kita tidak bisa melewati masalah kecil maka kita tidak akan bisa melalui masalah yang besar. Continue reading